"RINDU KEBERSAMAAN"
Mungkin mudah untuk kalian melihat hidupku dari kaca mata kalian, semua yang ku inginkan selalu terpenuhi apapun itu. Yaa mungkin itulah yang selalu aku perlihatkan kepada orang-orang diluar sana, indahnya hidupku, bahagianya menjadi diriku. Tak ada yang mengerti aku selama ini semuanya hanya melihat bahagiaku, melihat aku kuat tanpa tahu betapa rapuhnya aku.
Bertahun-tahun ku menahan ini. Membiarkan rasa benci ini tumbuh besar kepada kedua orang tuaku yang ku anggap telah menghancurkan hidupku, membiarkanku dalam kesepian yang teramat sakit ku rasakan, disaat teman – teman seusiaku merasakan indahnya jalan – jalan dengan kedua orang tuanya, aku hanya bisa menatapnya dari jauh dan berharap suatu saat itu akan terjadi padaku.
Dari kecil ku telah merasa jauh dari kedua orang tuaku, ku merasa hidup sendirian didunia ini melakukan apapun yang aku suka tanpa pernah takut mengecewakan siapapun, tak pernah perduli akan malunya orang tua jika yang ku lakukan mendapat cemoohan orang. Yaa, kupikir merekapun tak pernah memikirkan aku, tak pernah sekalipun mereka menanyakan berapa nilaiku hari ini, apa yang terjadi pada hidupku hari ini, adakah hal bahagia yang aku dapatkan, mereka hanya perduli hidup mereka.
Ayah dengan istri barunya, Ibu dengan suami barunya juga, mungkin memang mudah disaat mereka berpisah karena saat itu tak sedikitpun aku mengerti akan indahnya kasih sayang,
Mungkin mudah untuk kalian melihat hidupku dari kaca mata kalian, semua yang ku inginkan selalu terpenuhi apapun itu. Yaa mungkin itulah yang selalu aku perlihatkan kepada orang-orang diluar sana, indahnya hidupku, bahagianya menjadi diriku. Tak ada yang mengerti aku selama ini semuanya hanya melihat bahagiaku, melihat aku kuat tanpa tahu betapa rapuhnya aku.
Bertahun-tahun ku menahan ini. Membiarkan rasa benci ini tumbuh besar kepada kedua orang tuaku yang ku anggap telah menghancurkan hidupku, membiarkanku dalam kesepian yang teramat sakit ku rasakan, disaat teman – teman seusiaku merasakan indahnya jalan – jalan dengan kedua orang tuanya, aku hanya bisa menatapnya dari jauh dan berharap suatu saat itu akan terjadi padaku.
Dari kecil ku telah merasa jauh dari kedua orang tuaku, ku merasa hidup sendirian didunia ini melakukan apapun yang aku suka tanpa pernah takut mengecewakan siapapun, tak pernah perduli akan malunya orang tua jika yang ku lakukan mendapat cemoohan orang. Yaa, kupikir merekapun tak pernah memikirkan aku, tak pernah sekalipun mereka menanyakan berapa nilaiku hari ini, apa yang terjadi pada hidupku hari ini, adakah hal bahagia yang aku dapatkan, mereka hanya perduli hidup mereka.
Ayah dengan istri barunya, Ibu dengan suami barunya juga, mungkin memang mudah disaat mereka berpisah karena saat itu tak sedikitpun aku mengerti akan indahnya kasih sayang,
Mungkin aku terlahir dengan keluarga yang kurang sempurna bagiku..orangtua yang hanya memikirkan egomasing-masing,hingga akhirnya hidupku menjadi seperti ini,,,.kurangnya kasih sayang dari orangtuaku, membuatku selalu ingin berbuat suatu kekonyolan dihadapan orang lain,,agarmereka memperhatikanku..
Tuhan...
jika aku boleh meminta..aku hanya ingin keluargaku utuh kembali..
Tuhan.. aku ingin keluargaku seperti keluarga-keluarga pada umumnya..
Tuhan...aku ingin hidup bahagia dengan orangtua kandungku...aku ingin ayah dan ibuku rukun kembali layaknya suami istri..
Tuhan... jika aku boleh meminta...aku tidak ingin mempunyai dua ibu...aku hanya ingin punya satu ibu,,
ibu kandungku..
Tuhan.. .akankah engkau mengabulkan permintaanku ini?
Tuhan... aku rindu keluarga yang harmonis... hingga tiada lagi tetesan air mata di wajahku setiapaku kangen salah satu diantara mereka..
Tuhan...jika Engkau mendengar rintihanku,,,kumohon,,kabulkanlah permintaanku ini Tuhan..
Tuhan.. aku rindu mereka yang dulu... semoga dikemudian hari,, orangtua kandungku bisa kembali rukun dan hidup bahagiabersama denganku lagi..
Allahumma Amiinnn...